Total Knee Replacement (TKR) adalah prosedur operasi penggantian sendi lutut yang tidak normal dengan material buatan. Tipe dari sendi lutut adalah hinge joint atau sendi engsel dimana pada sendi inilah yang memfasilitasi sebuah gerakan yang terjadi pada paha dan anggota gerak tubuh bawah. Tulang paha atau femur berbatasan langsung dengan tulang yang besar pada anggota gerak bawah/tibia pada sendi lutut ini. Pada TKR akhir dari tulang femur ini akan dibuang dan diganti dengan metal shell dan ujung dari tibia juga akan diganti dengan metal stem dan diantara keduanya dihubungkan dengan plastik sebagai peredam gerakan. Tergantung dari kondisi tempurung lutut pasien biasanya di belakang tempurung lutut juga ditambahkan plastik.
Ligament crusiatum posterior adalah jaringan yang menstabilkan sendi lutut dimana ligament ini berfungsi mencegah anggota gerak bawah bergeser ke belakang ketika terjadi gerakan pada femur dan tibia. Dan pada TKR ini ligament akan disesuaikan dengan bentuk material buatan yang ada apakah dibiarkan saja atau dikurangi atau malah ditambah tergantung dari material buatannya dengan melihat untung dan ruginya penambahan atau pengurangan tersebut.
Untuk itu perlu persiapan yang matang ketika anda memutuskan untuk mengganti sendi lutut anda. Fisioterapi akan membantu mendesign latihan anda pada saat sebelum operasi dan sesudah operasi. Fisioterapi juga mempercepat proses rehabilitasi untuk aktivitas fungsional yang mandiri.






Kondisi seperti diatas terjadi pada daerah lumbal bawah tepatnya diarea L-4, L-5 dan S-1 dengan demikian gerakan lebih luas terjadi pada L-5 dan S-1 daripada L-1 dan L-2. Mengingat luasnya gerakan yang dihasilkan oleh L-5 dan S-1 maka kemungkinan sendi tersebut cidera atau herniasi atau ostheoarthritis lebih besar daripada sendi lainnya.

de Quervain syndrome pada umumnya dikenal sebagai kondisi peradangan atau tedosynovitis, tetapi evaluasi histologi khusus menunjukkan tidak adanya peradangan yang terlihat dan yang lebih nampak adalah adanya proses degenerasi myxoid yang konsisten dengan proses degenerasi yang kronik. dan patologi kasus ini sering teridentifikasi pada seorang wanita yang baru saja menjadi ibu. de Quervain syndrome umumnya terjadi pada wanita, karena rata-rata wanita mempunyai prosesus styloideum yang lebih besar daripaa laki-laki


