SELAMAT DATANG DI BLOG-NYA FISIOTERAPIS INDONESIA..........................................................................SEMUA TENTANG FISIOTERAPI ADA DISINI

Tampilkan postingan dengan label Physiotherapy Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Physiotherapy Olahraga. Tampilkan semua postingan

LATIHAN PENGUATAN PADA ANKLE

ANKLE EXERCISE
Dari : Jowir
Fisioterapis Anda



Sendi ankle yang kuat sangat penting untuk mencegah terjadinya ankle sprains, strains, dan fractures/patah tulang. Apalagi pada pasca cedera, sendi ankle harus segera dipersiapkan sedini mungkin untuk memulihkan ke kondisi semula agar tidak terjadi cidera yang berulang. Sehingga penguatan sendi ankle harus segera dilakukan disesuaikan dengan derajad dari cedera tersebut. Untuk memulai latihan ini sangatlah penting memahami gerakan apa yang terjadi pada sendi ankle. Gerakan yang terjadi pada sendi ankle diantaranya adalah : Plantar flexion (gerakan ini terjadi ketika pergelangan kaki kita bergerak kearah ujung jari kaki), Dorsi flexi (gerakan ini terjadi ketika kita menarik ujung jari kedepan dari permukaan tanah), inversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke dalam) dan eversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke luar)Ankle sprain sering terjadi ketika kita melakukan gerakan inversi yang berlebihan pada sendi ankle, untuk itu sendi ankle yang kuat dapat mengurangi resiko terjadinya cedera atau cedera yang berulang.
Tetapi sebelum melakukan latihan ini konfirmasikan terlebih dahulu pada fisioterapis anda tentang design latihan dan jenis atau tipe latihan yang akan anda lakukan.

Plantar Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah badan anda dengan menggunakan ujung jari kaki anda
4)Kemudian tahan pada posisi ujung jari kaki mengangkat tubuh selama 5 detik
5)Secara perlahan-lahan turunkan telapak kaki sampai menyentuh tanah/pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali
Dorsi Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah tubuh anda dengan menggunakan tumit
4)Tahan pada posisi tersebut dengan tumit anda selama 5 detik
5)Perlahan-lahan kembalikan pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali

Inversion Dan Eversion Exercise

1)Duduk dengan kaki lurus, badan bersandar pada tembok
2)Secara perlahan putar kaki anda kedalam dan tahan selama 5 detik
3)Sekarang putar kaki anda perlahan-lahan keluar dan tahan selam 5 detik pula
4)Ulangi latihan ini selama 10 kali
5)Ulangi latihan tersebut pada kaki yang lain
Untuk menambahkan kekuatan pada setiap gerakan anda dapat memakai theraband/semacam karet yang ada ukuran kekuatannya. Di indonesia mungkin jarang dipakai.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

LATIHAN PENGUATAN PADA ANKLE

ANKLE EXERCISE
Dari : Jowir
Fisioterapis Anda



Sendi ankle yang kuat sangat penting untuk mencegah terjadinya ankle sprains, strains, dan fractures/patah tulang. Apalagi pada pasca cedera, sendi ankle harus segera dipersiapkan sedini mungkin untuk memulihkan ke kondisi semula agar tidak terjadi cidera yang berulang. Sehingga penguatan sendi ankle harus segera dilakukan disesuaikan dengan derajad dari cedera tersebut. Untuk memulai latihan ini sangatlah penting memahami gerakan apa yang terjadi pada sendi ankle. Gerakan yang terjadi pada sendi ankle diantaranya adalah : Plantar flexion (gerakan ini terjadi ketika pergelangan kaki kita bergerak kearah ujung jari kaki), Dorsi flexi (gerakan ini terjadi ketika kita menarik ujung jari kedepan dari permukaan tanah), inversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke dalam) dan eversion (gerakan ini kita lakukan ketika kita mengarahkan ujung jari ke luar)Ankle sprain sering terjadi ketika kita melakukan gerakan inversi yang berlebihan pada sendi ankle, untuk itu sendi ankle yang kuat dapat mengurangi resiko terjadinya cedera atau cedera yang berulang.
Tetapi sebelum melakukan latihan ini konfirmasikan terlebih dahulu pada fisioterapis anda tentang design latihan dan jenis atau tipe latihan yang akan anda lakukan.

Plantar Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah badan anda dengan menggunakan ujung jari kaki anda
4)Kemudian tahan pada posisi ujung jari kaki mengangkat tubuh selama 5 detik
5)Secara perlahan-lahan turunkan telapak kaki sampai menyentuh tanah/pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali
Dorsi Flexion Exercise
1)Berdiri didepan meja atau kursi
2)Letakkan tangan anda pada meja atau kursi untuk keseimbangan
3)Angkatlah tubuh anda dengan menggunakan tumit
4)Tahan pada posisi tersebut dengan tumit anda selama 5 detik
5)Perlahan-lahan kembalikan pada posisi berdiri
6)Ulangi 10 kali

Inversion Dan Eversion Exercise

1)Duduk dengan kaki lurus, badan bersandar pada tembok
2)Secara perlahan putar kaki anda kedalam dan tahan selama 5 detik
3)Sekarang putar kaki anda perlahan-lahan keluar dan tahan selam 5 detik pula
4)Ulangi latihan ini selama 10 kali
5)Ulangi latihan tersebut pada kaki yang lain
Untuk menambahkan kekuatan pada setiap gerakan anda dapat memakai theraband/semacam karet yang ada ukuran kekuatannya. Di indonesia mungkin jarang dipakai.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

MEMBAKAR 300 KALORI DALAM 30 MENIT

CARA JITU MEMBAKAR KALORI
Dari : Paige wehner
Modifikasi : Jowir



Jika anda mencoba untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan dengan mesin cardio (treadmill, bicycle dan sebagainya) maka anda patut menyimak saran saya ini : pertama-tama letakkan majalah anda, matikan televisi dan berhentilah melihat disekeliling anda. Tapi bolehlah anda pakai walkman, sedangkan hal lainnya harus dilupakan. Tetapi kenapa harus sedrastis ini dalam menurunkan berat badan atau membakar kalori? karena bila anda tidak konsentrasi dalam melakukan sesuatu terutama dalam proses ini maka anda tidak akan pernah bekerja keras seperti apa yang ada dibenak anda saat itu.

Latihan Cardio Di Gym.
Beberapa latihan dibawah ini akan memberikan suatu ide pada anda tentang bagaimanakah cara meningkatkan latihan anda dan menurunkan lebih banyak kalori dengan cara meningkatkan dan menurunkan intensitasnya. Ide yang bisa anda peroleh dari latihan dibawah ini adalah anda mampu memodifikasi tipe latihan anda dan merasa bebas untuk menaikkan atau menurunkan kecepatan dan intensitas serta mengatur waktu yang sesuai dengan apa yang anda inginkan.
Untuk setiap latihan dibawah ini, lakukanlah pemanasan 5-10 menit dan tetap menjaga tingkat dari perceived exertion ( baca lagi tentang borg scale pada artikel sebelumnya) atau memonitor denyut jantung anda. Dan setiap sesi latihan akhiri dengan cool down dan penguluran.

Treadmill
Dimulai dengan derajad kenaikan (incline) 0 dan kecepatan normal seperti ketika anda jalan. Perceived Exertion (PE)=Level 5 (lihat lagi borg scale pada artikel sebelumnya).
1 Minute: Naikkan incline satu persen atau lebih setiap 15 detik. PE=5-6
1 Minute: Turinkan incline satu persen . PE=6-7
3 Minutes: Walk or jog at a steady pace. PE=5
Ulangilah siklus seperti ini sampai menit ke 30 atau lebih
Kalori yang dibakar pada sesi latihan ini adalah 320 kal ( berdasarkan seseorang yang mempunyai berat badan 140 lb)
Jika menggunakan manual program, pilih latihan selama 30 menit dan pilih level yang tepat
Using manual program, enter workout time as 30 minutes and choose appropriate level
6 Minutes: Atur rampnya/inclinenya dan tahanannya ke level medium. PE=5
2 Minutes: Atur ramp/inclinenya ke level yang tertinggi dan turunkan setiap 30. PE=6-8
2 Minutes: Atur ramp dan tahanan ke yang lebih rendah untuk mencapa level yang nyaman . PE=5
6 minutes: Atur ramp dan tahanannya ke medium dan kembali ke awal lagi.PE=5-6
Ulangi program tersebut sampai waktu yang tersisa habis.
Kalori yang terbakar : 250-300 (berdasarkan seseorang yang mempunyai berat badan 140 lb)

Bersepeda

Menggunakan program manual, pilih menu waktu dan atur latihan selama 30 menit dan pilih level yang tepat.
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Naikkan dan turunkan level setiap 30 detik. PE=6-8.
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Naikkan level ke yang lebih tinggi dari sebelumnya dan turunkan setiap 30 detik. PE=6-8
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Level yang terakhir,naikkan level setiap menitnya. PE=7-8.
Kalori yang terbakar: 245 (Berdasarkan pada seseoranf yang mempunyai berat badan 140 lb )
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

MEMBAKAR 300 KALORI DALAM 30 MENIT

CARA JITU MEMBAKAR KALORI
Dari : Paige wehner
Modifikasi : Jowir



Jika anda mencoba untuk membakar kalori dan menurunkan berat badan dengan mesin cardio (treadmill, bicycle dan sebagainya) maka anda patut menyimak saran saya ini : pertama-tama letakkan majalah anda, matikan televisi dan berhentilah melihat disekeliling anda. Tapi bolehlah anda pakai walkman, sedangkan hal lainnya harus dilupakan. Tetapi kenapa harus sedrastis ini dalam menurunkan berat badan atau membakar kalori? karena bila anda tidak konsentrasi dalam melakukan sesuatu terutama dalam proses ini maka anda tidak akan pernah bekerja keras seperti apa yang ada dibenak anda saat itu.

Latihan Cardio Di Gym.
Beberapa latihan dibawah ini akan memberikan suatu ide pada anda tentang bagaimanakah cara meningkatkan latihan anda dan menurunkan lebih banyak kalori dengan cara meningkatkan dan menurunkan intensitasnya. Ide yang bisa anda peroleh dari latihan dibawah ini adalah anda mampu memodifikasi tipe latihan anda dan merasa bebas untuk menaikkan atau menurunkan kecepatan dan intensitas serta mengatur waktu yang sesuai dengan apa yang anda inginkan.
Untuk setiap latihan dibawah ini, lakukanlah pemanasan 5-10 menit dan tetap menjaga tingkat dari perceived exertion ( baca lagi tentang borg scale pada artikel sebelumnya) atau memonitor denyut jantung anda. Dan setiap sesi latihan akhiri dengan cool down dan penguluran.

Treadmill
Dimulai dengan derajad kenaikan (incline) 0 dan kecepatan normal seperti ketika anda jalan. Perceived Exertion (PE)=Level 5 (lihat lagi borg scale pada artikel sebelumnya).
1 Minute: Naikkan incline satu persen atau lebih setiap 15 detik. PE=5-6
1 Minute: Turinkan incline satu persen . PE=6-7
3 Minutes: Walk or jog at a steady pace. PE=5
Ulangilah siklus seperti ini sampai menit ke 30 atau lebih
Kalori yang dibakar pada sesi latihan ini adalah 320 kal ( berdasarkan seseorang yang mempunyai berat badan 140 lb)
Jika menggunakan manual program, pilih latihan selama 30 menit dan pilih level yang tepat
Using manual program, enter workout time as 30 minutes and choose appropriate level
6 Minutes: Atur rampnya/inclinenya dan tahanannya ke level medium. PE=5
2 Minutes: Atur ramp/inclinenya ke level yang tertinggi dan turunkan setiap 30. PE=6-8
2 Minutes: Atur ramp dan tahanan ke yang lebih rendah untuk mencapa level yang nyaman . PE=5
6 minutes: Atur ramp dan tahanannya ke medium dan kembali ke awal lagi.PE=5-6
Ulangi program tersebut sampai waktu yang tersisa habis.
Kalori yang terbakar : 250-300 (berdasarkan seseorang yang mempunyai berat badan 140 lb)

Bersepeda

Menggunakan program manual, pilih menu waktu dan atur latihan selama 30 menit dan pilih level yang tepat.
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Naikkan dan turunkan level setiap 30 detik. PE=6-8.
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Naikkan level ke yang lebih tinggi dari sebelumnya dan turunkan setiap 30 detik. PE=6-8
5 Minutes: Bersepeda pada level yang nyaman. PE=5.
5 Minutes: Level yang terakhir,naikkan level setiap menitnya. PE=7-8.
Kalori yang terbakar: 245 (Berdasarkan pada seseoranf yang mempunyai berat badan 140 lb )
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

LATIHAN KESEIMBANGAN

BALANCE EXERCISE
Dari Jowir (fisioterapis anda)



Latihan keseimbangan adalah latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot pada anggota bawah (kaki) dan untuk meningkatkan sistem vestibular/kesimbangan tubuh. Organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh adalah balance perception. Latihan keseimbangan sangat penting pada lansia (lanjut usia) karena latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia. Setiap tahunnya di Amerika Serikat dilaporkan sekitar 300.000 kasus patah tulang pada hip disebabkan karena terjatuh. Latihan keseimbangan ini sangat berguna untuk memandirikan para lansia agar mengoptimalkan kemampuannya sehingga menghindari dari dampak yang terjadi yang disebabkan karena ketidakmampuannya.
Otak, otot dan tulang bekerja bersama-sama menjaga keseimbangan tubuh agar tetap seimbang dan mencegah terjatuh. Ketiga organ ini merupakan sasaran yang terpenting dan harus dioptimalkan pada latihan keseimbangan, untuk itu program latihan integrasi yang lengkap harus dipersiapkan oleh seorang fisioterapis. Dasar untuk menciptakan program latihan keseimbangan yaitu pada awalnya adalah latihan penguatan kemudian latihan penguatan tersebut dimodifikasikan dengan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki atau memejamkan mata.
Fisioterapis sangat membantu dalam memepercepat keseluruhan proses dan membantu mendesign program latihan keseimbangan yang terintegrasi sesuai dengan tingkatan level manakah keseimbangan anda.

Latihan keseimbangan dapat dilakukan dirumah dan dapat dilakukan sehari-hari, dimulai dari yang sederhana kemudian dilanjutkan kelevel yang sulit. Dibawah ini beberapa latihan sederhana yg dapat dipraktekkan dirumah :

Untuk Beginer :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya
2. Gengamlah pegangan kursi tersebut
3. Angkat satu kaki dan pertahankan kesimbangannya ketika berdiri
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali

Untuk intermediate :
1. Berdiri disamping kursi yang tingi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya.
2. Tanpa memegang genggaman kursi tersebut angkatlah satu kaki anda
3. Tahan sampai hitungan kesepuluh
4. Ulangi pada kaki yang lain
5. Lakukan pada setiap kaki 5 kali

Untuk Advance :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi hanya untuk berjaga-jaga saja
2. Tanpa menggenggam kursi angkatlah kaki anda
3. Kemudian pejamkan kedua mata anda
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

LATIHAN KESEIMBANGAN

BALANCE EXERCISE
Dari Jowir (fisioterapis anda)



Latihan keseimbangan adalah latihan khusus yang ditujukan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot pada anggota bawah (kaki) dan untuk meningkatkan sistem vestibular/kesimbangan tubuh. Organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh adalah balance perception. Latihan keseimbangan sangat penting pada lansia (lanjut usia) karena latihan ini sangat membantu mempertahankan tubuhnya agar stabil sehingga mencegah terjatuh yang sering terjadi pada lansia. Setiap tahunnya di Amerika Serikat dilaporkan sekitar 300.000 kasus patah tulang pada hip disebabkan karena terjatuh. Latihan keseimbangan ini sangat berguna untuk memandirikan para lansia agar mengoptimalkan kemampuannya sehingga menghindari dari dampak yang terjadi yang disebabkan karena ketidakmampuannya.
Otak, otot dan tulang bekerja bersama-sama menjaga keseimbangan tubuh agar tetap seimbang dan mencegah terjatuh. Ketiga organ ini merupakan sasaran yang terpenting dan harus dioptimalkan pada latihan keseimbangan, untuk itu program latihan integrasi yang lengkap harus dipersiapkan oleh seorang fisioterapis. Dasar untuk menciptakan program latihan keseimbangan yaitu pada awalnya adalah latihan penguatan kemudian latihan penguatan tersebut dimodifikasikan dengan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki atau memejamkan mata.
Fisioterapis sangat membantu dalam memepercepat keseluruhan proses dan membantu mendesign program latihan keseimbangan yang terintegrasi sesuai dengan tingkatan level manakah keseimbangan anda.

Latihan keseimbangan dapat dilakukan dirumah dan dapat dilakukan sehari-hari, dimulai dari yang sederhana kemudian dilanjutkan kelevel yang sulit. Dibawah ini beberapa latihan sederhana yg dapat dipraktekkan dirumah :

Untuk Beginer :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya
2. Gengamlah pegangan kursi tersebut
3. Angkat satu kaki dan pertahankan kesimbangannya ketika berdiri
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali

Untuk intermediate :
1. Berdiri disamping kursi yang tingi yang memungkinkan tangan kita untuk memegangnya.
2. Tanpa memegang genggaman kursi tersebut angkatlah satu kaki anda
3. Tahan sampai hitungan kesepuluh
4. Ulangi pada kaki yang lain
5. Lakukan pada setiap kaki 5 kali

Untuk Advance :
1. Berdiri disamping kursi yang tinggi hanya untuk berjaga-jaga saja
2. Tanpa menggenggam kursi angkatlah kaki anda
3. Kemudian pejamkan kedua mata anda
4. Tahan sampai hitungan kesepuluh
5. Ulangi pada kaki yang lain
6. Lakukan pada setiap kaki 5 kali
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

KESELEO PADA PUNGGUNG

MUSCLE STRAIN
Dari Jowir (fisioterapis anda)


Apakah Muscle Strain Itu?
Muscle strain atau Nyeri pungung bawah atau dalam bahasa jawa keseleo dapat terjadi kapan dan dimana saja. Muscle strain berarti ada suatu cedera pada otot, tergantung area mana yang cidera sehingga timbul nyeri pada daerah tersebut. Keseleo pada punggung bawah biasanya terjadi dikarenakan gerakan yang tiba-tiba atau mengangkat suatu benda yang terlalu berat. Dan tipikal dari nyeri ini bisa berlangsung lama sehingga berakibat tegangnya otot-otot punggung dan timbul nyeri punggung bawah, selain itu buruknya postur dan penggunaan otot punggung bawah yang berlebihan menambah parah pada kasus ini. Bila nyeri ini dibiarkan berlangsung lama otot-otot pungung akan menegang sehingga suplai darah ke otot tersebut berkurang dan kelemahan otot punggungpun terjadi. Maka ketika seseorang merasakan nyeri pungung bawah saat menekuk punggungnya (back flexion) untuk mengambil sesuatu benda berarti bukan karena gerakan tersebut yang menimbulkan nyeri tetapi karena ketegangan otot yang berlangsung lama.
Jika anda mengalami tekanan langsung pada otot, terutama sekali pada otot yang dekat dengan tulang maka anda harus waspada kalau itu sebuah contusion (luka memar). Gejalanya adalah nyeri hebat yang tiba-tiba pada punggung, timbul pembengkakan pada area yang mengalami ruptur, nyeri pada semua gerakan (fleksi,ekstensi dan side fleksi)
Kerobekan otot atau muscle tear dikelompokkan menjadi beberapa grade (1,2,3) tergantung seberapa parahnya kerobekan otot.

Grade 1 :
1. Ketegangan otot punggung/ tightness
2. Aktivitas berjalan mampu dilakukan
3. Pembengkakan tidak begitu terlihat

Apa Yang bisa Atlet Lakukan ?
a. Mencari fisioterapi atau dokter yang berkompeten
b. Tetap melakuka aktivitas olahraga yang ringan dan berhentilah berolahraga bila nyeri timbul. Peran Fisioterapi :
a. Mengapikasikan sport massage untuk mempercepat proses recovery
b. Menggunakan teknik manipulasi
c. Memanfaatkan ultrasound dan electrical stimulasi (TENS)
d. Mendesign latihan rehabilitasi

Grade 2:
1. Pola jalan agak terganggu
2. Adanya nyeri tusuk yang tiba-tiba.
3. Adanya peradangan.
4. Aktivitas mulai terganggu karena nyeri yang timbul

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan?
a. Istirahat
b. Mencari dokter atau fisioterapi untuk berkonsultasi tentang aktivitas apa saja yang diperbolehkan dan yang dilarang.

Peran Fisioterapi:
1. Mengaplikasikan teknik Sport massage untuk meningkatkan proses recovery
2. Penggunaan ultrasound dan elektrical stimulasi (TENS)

Grade 3:
a. Tidak mampu untuk berjalan dengan benar
b. Adanya nyeri yang menjalar
c. Timbul peradangan dan harus segera diatasi
d. Nyeri hebat saat melakukan kontraksi statik

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan:
1. Mencari pengobatan segera
2. Protection,Rest, Ice, Comprese and Elevate (PRICE)
3. Memakai kruk /crutches
4. Mengikuti program rehabilitasi di departemen fisioterapi.

Peran Fisioterapi :
a. Mengaplikasikan sport massage
b. Penggunaan terapi manipulasi
c. Memanfaatkan ultrasound dan elektrikal stimulasi
d. Mendesign program rehabilitasi
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

KESELEO PADA PUNGGUNG

MUSCLE STRAIN
Dari Jowir (fisioterapis anda)


Apakah Muscle Strain Itu?
Muscle strain atau Nyeri pungung bawah atau dalam bahasa jawa keseleo dapat terjadi kapan dan dimana saja. Muscle strain berarti ada suatu cedera pada otot, tergantung area mana yang cidera sehingga timbul nyeri pada daerah tersebut. Keseleo pada punggung bawah biasanya terjadi dikarenakan gerakan yang tiba-tiba atau mengangkat suatu benda yang terlalu berat. Dan tipikal dari nyeri ini bisa berlangsung lama sehingga berakibat tegangnya otot-otot punggung dan timbul nyeri punggung bawah, selain itu buruknya postur dan penggunaan otot punggung bawah yang berlebihan menambah parah pada kasus ini. Bila nyeri ini dibiarkan berlangsung lama otot-otot pungung akan menegang sehingga suplai darah ke otot tersebut berkurang dan kelemahan otot punggungpun terjadi. Maka ketika seseorang merasakan nyeri pungung bawah saat menekuk punggungnya (back flexion) untuk mengambil sesuatu benda berarti bukan karena gerakan tersebut yang menimbulkan nyeri tetapi karena ketegangan otot yang berlangsung lama.
Jika anda mengalami tekanan langsung pada otot, terutama sekali pada otot yang dekat dengan tulang maka anda harus waspada kalau itu sebuah contusion (luka memar). Gejalanya adalah nyeri hebat yang tiba-tiba pada punggung, timbul pembengkakan pada area yang mengalami ruptur, nyeri pada semua gerakan (fleksi,ekstensi dan side fleksi)
Kerobekan otot atau muscle tear dikelompokkan menjadi beberapa grade (1,2,3) tergantung seberapa parahnya kerobekan otot.

Grade 1 :
1. Ketegangan otot punggung/ tightness
2. Aktivitas berjalan mampu dilakukan
3. Pembengkakan tidak begitu terlihat

Apa Yang bisa Atlet Lakukan ?
a. Mencari fisioterapi atau dokter yang berkompeten
b. Tetap melakuka aktivitas olahraga yang ringan dan berhentilah berolahraga bila nyeri timbul. Peran Fisioterapi :
a. Mengapikasikan sport massage untuk mempercepat proses recovery
b. Menggunakan teknik manipulasi
c. Memanfaatkan ultrasound dan electrical stimulasi (TENS)
d. Mendesign latihan rehabilitasi

Grade 2:
1. Pola jalan agak terganggu
2. Adanya nyeri tusuk yang tiba-tiba.
3. Adanya peradangan.
4. Aktivitas mulai terganggu karena nyeri yang timbul

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan?
a. Istirahat
b. Mencari dokter atau fisioterapi untuk berkonsultasi tentang aktivitas apa saja yang diperbolehkan dan yang dilarang.

Peran Fisioterapi:
1. Mengaplikasikan teknik Sport massage untuk meningkatkan proses recovery
2. Penggunaan ultrasound dan elektrical stimulasi (TENS)

Grade 3:
a. Tidak mampu untuk berjalan dengan benar
b. Adanya nyeri yang menjalar
c. Timbul peradangan dan harus segera diatasi
d. Nyeri hebat saat melakukan kontraksi statik

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan:
1. Mencari pengobatan segera
2. Protection,Rest, Ice, Comprese and Elevate (PRICE)
3. Memakai kruk /crutches
4. Mengikuti program rehabilitasi di departemen fisioterapi.

Peran Fisioterapi :
a. Mengaplikasikan sport massage
b. Penggunaan terapi manipulasi
c. Memanfaatkan ultrasound dan elektrikal stimulasi
d. Mendesign program rehabilitasi
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CEDERA PADA PEMAIN GOLF

GOLFER ELBOW
Dari Jowir (fisioterapis anda)



Apa Golfer Elbow Itu.
Golfer elbow atau medial epicondylitis jarang terjadi dibandingkan dengan tennis elbow ( 10: 1). Keluhan yang
dirasakan mirip dengan tennis elbow hanya saja letaknya di epicondylus medialis. Pemeriksaan fungsi menunjukkan adanya rasa sakit pada fleksi pergelangan tangan yang ditahan serta pada saat pronasi yang ditahan.


Tanda dan Gejala Golfer Elbow :
a. Nyeri pada tulang yang letaknya agak didalam pada sendi siku.
b. Kelemahan pada otot-otot pergelangan tangan.
c. Nyeri pada siku bagian dalam ketika menggenggam sesuatu yang keras
d. Nyeri pada saat dilakukan fleksi dengan diberikan tahanan
e. Nyeri saat pronasi dengan

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan?
1. Mengaplikasikan es atau cold pack pada tempat nyeri selama 15-20 menit selama 2 hari
2. Mengistirahatkan sendi siku untuk proses recovery
3. Setelah 2 hari aplikasika modalitas pemanasan seperti hot pack misalnya
4. Menggunakan brace untuk membantu stabilitas sendi.
5. Berkonsultasi pada dokter atau fisioterapi untuk tindakan perawatan


Peran Dokter dan Fisioterapi :
a. Mengaplikasikan ultrasound atau laser
b. Memberikan obat anti peradangan
c. Penggunaan manual terapi dengan massage
d. Penggunaan steroid jika diperlukan
e. Istirahat adah komponen terpenting untuk recovery pada cidera ini. Proses recovery yang cepat bisa berlangsung selama 2 minggu tapi anda akan merasakan dampak nyeri tersebut yang agak relatif lama. Jika nyeri yang timbul intensitasnya rendah atau berkurang anda bisa melakukan program rehabilitasi dan penguatan otot-otot sendi siku dan mengikuti aturan main yang benar untuk menghindari cedera untuk yang kedua kalinya.
f. Ketika bermain pergunakan teknik yang benar
g. Anjuran untuk memakaian brace jika otot lemah dan nyeri.


Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CEDERA PADA PEMAIN GOLF

GOLFER ELBOW
Dari Jowir (fisioterapis anda)



Apa Golfer Elbow Itu.
Golfer elbow atau medial epicondylitis jarang terjadi dibandingkan dengan tennis elbow ( 10: 1). Keluhan yang
dirasakan mirip dengan tennis elbow hanya saja letaknya di epicondylus medialis. Pemeriksaan fungsi menunjukkan adanya rasa sakit pada fleksi pergelangan tangan yang ditahan serta pada saat pronasi yang ditahan.


Tanda dan Gejala Golfer Elbow :
a. Nyeri pada tulang yang letaknya agak didalam pada sendi siku.
b. Kelemahan pada otot-otot pergelangan tangan.
c. Nyeri pada siku bagian dalam ketika menggenggam sesuatu yang keras
d. Nyeri pada saat dilakukan fleksi dengan diberikan tahanan
e. Nyeri saat pronasi dengan

Apa Yang Bisa Atlet Lakukan?
1. Mengaplikasikan es atau cold pack pada tempat nyeri selama 15-20 menit selama 2 hari
2. Mengistirahatkan sendi siku untuk proses recovery
3. Setelah 2 hari aplikasika modalitas pemanasan seperti hot pack misalnya
4. Menggunakan brace untuk membantu stabilitas sendi.
5. Berkonsultasi pada dokter atau fisioterapi untuk tindakan perawatan


Peran Dokter dan Fisioterapi :
a. Mengaplikasikan ultrasound atau laser
b. Memberikan obat anti peradangan
c. Penggunaan manual terapi dengan massage
d. Penggunaan steroid jika diperlukan
e. Istirahat adah komponen terpenting untuk recovery pada cidera ini. Proses recovery yang cepat bisa berlangsung selama 2 minggu tapi anda akan merasakan dampak nyeri tersebut yang agak relatif lama. Jika nyeri yang timbul intensitasnya rendah atau berkurang anda bisa melakukan program rehabilitasi dan penguatan otot-otot sendi siku dan mengikuti aturan main yang benar untuk menghindari cedera untuk yang kedua kalinya.
f. Ketika bermain pergunakan teknik yang benar
g. Anjuran untuk memakaian brace jika otot lemah dan nyeri.


Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CEDERA PADA OLAHRAGA TENNIS

TENNIS ELBOW/LATERAL EPYCONDYLITIS
Dari Jowir (fisioterapi anda)



Tennis elbow atau lateral epicondylitis adalah cidera paling umum yang terjadi pada pemain tenis, nama tenis sendiri diindikasikan memang dari nama cabang olahraga tersebut. Walaupun demikian orang-orang yang tidak mengetahui dan tidak pernah tenispun juga tak luput terkena cidera ini tetapi jumlahnya tidak seberapa dibandingkan dengan orang yang mempunyai hoby bermain tenis. Tennis elbow umumnya terjadi pada tendon dari otot exstensor carpi radialis brevis, yang letaknya dipinggir kira-kira 2cm dibawah sendi siku atau di epicondylus lateralis tulang humerus. Pada cidera ini jarang dijumpai adanya peradangan sendi tetapi nyeri yang hebat disebakan adanya peningkatan dari reseptor nyeri sehingga daerah siku terasa perih atau nyeri.


Tanda dan Gejala :
a. Adanya nyeri kira-kira 1-2 cm didaerah pingir dari sendi siku tepatnya di area epicondylus lateralis humeri.
b. Terjadi kelemahan pada otot-otot pergelangan tangan sehingga terjadi penurunan aktifitas fungsional seperti ketidakmampuan membuka pintu yang bergagang sampai ketikmampuan melakukan aktivitas mengocok suatu benda.
c. Nyeri terjadi disendi siku bagian luar ketika tangan ekatensi dan sendi pergelangan tangan melawan tahanan.
d. Nyeri terjadi ketika adanya tekanan (palpating) dibawah epicondylus lateralis humeri
Penyebab :
Tennis elbow sering disebabkan oleh penggunaan sendi yang melampaui batas (overuse) atau juga karena cidera otot yang berulang-ulang. Aktivitas yang sering memicu timbulnya tennis elbow adalah tennis, badmintons atau squash atau aktivitas yang berlebihan seperti mengetik komputer dan memasang skrup.


Teknik backhand yang buruk pada cabang olahraga yang menggunakan raket merupakan penyebab timbulnya cidera ini. Kejadian ini sering terlihat pada saat pemain terlambat melakukan backhand, hal ini berarti dia tidak memposisikan tubuhnya tepat dibelakang bola, pemain itu memukul bola dengan lemah atau menekuk pergelangan tangannya sehingga pergelangan tangannya dipaksa untuk melakukan teknik tersebut. Padahal untuk teknik backhand yang benar kekuatan untuk memukul terjadi pada tangan secara keseluruhan. Karena paksaan tersebut maka terjadi cidera pada otot dan tendon disendi siku. Masalah yang lain yang dijumpai pada olahraga beraket ini adalah pegangan raket yang terlalu kecil. Pegangan raket yang terlalu kecil berarti otot-otot disendi siku dipaksa bekerja keras sehingga terjadi perubahan struktural ditendon. Mayoritas yang terkena cidera ini berusia 40-50 tahun,tapi tidak menutup kemungkinan seorang atlet tenis yang usia dibawah 40 tahun juga terkena cidera ini

Management dan treatment to tennis elbow.

Tidak ada satupun metode tunggal untuk menyelesaikan permasalahan ini, tetapi kombinasi dari beberapa metode mampu menyelesaikan kasus ini. Diantara metode itu adalah :

1). Mengaplikasikan es atau cold pack atau cold terapi pada siku (selama 10-20 menit 6x/hari) untuk mengurangi inflamasi dan nyeri yang terjadi.

2). Istirahat, mengistirahatkan sendi sangat penting untuk recovery cedera ini

3). Memakai brace atau support untuk melindungi tendon agar bisa recovery dan tetap terjaga kekuatannya. Brace tidak diletakkan pada tempat dimana nyeri timbu; tetapi diletakkan kira-kira 10 cm dibawah nyeri tersebut.
4). Mengikuti program rehabilitsi di departemen fisioterapi. Seperti penggunaan ultrasound atau laser untuk mengurangi nyeri dan peradangan selain itu uga meningkatkan proses recoveri. Pemilihan massage terapi, myofacial release atau teknik fricton juga tepat untuk cedera tendon ini.
5). Berkonsultasi kepada pelatih tenis profesional untuk mendapatkan teknik yanag tepat ketika bermain tennis terutama untuk teknik backhand

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CEDERA PADA OLAHRAGA TENNIS

TENNIS ELBOW/LATERAL EPYCONDYLITIS
Dari Jowir (fisioterapi anda)



Tennis elbow atau lateral epicondylitis adalah cidera paling umum yang terjadi pada pemain tenis, nama tenis sendiri diindikasikan memang dari nama cabang olahraga tersebut. Walaupun demikian orang-orang yang tidak mengetahui dan tidak pernah tenispun juga tak luput terkena cidera ini tetapi jumlahnya tidak seberapa dibandingkan dengan orang yang mempunyai hoby bermain tenis. Tennis elbow umumnya terjadi pada tendon dari otot exstensor carpi radialis brevis, yang letaknya dipinggir kira-kira 2cm dibawah sendi siku atau di epicondylus lateralis tulang humerus. Pada cidera ini jarang dijumpai adanya peradangan sendi tetapi nyeri yang hebat disebakan adanya peningkatan dari reseptor nyeri sehingga daerah siku terasa perih atau nyeri.


Tanda dan Gejala :
a. Adanya nyeri kira-kira 1-2 cm didaerah pingir dari sendi siku tepatnya di area epicondylus lateralis humeri.
b. Terjadi kelemahan pada otot-otot pergelangan tangan sehingga terjadi penurunan aktifitas fungsional seperti ketidakmampuan membuka pintu yang bergagang sampai ketikmampuan melakukan aktivitas mengocok suatu benda.
c. Nyeri terjadi disendi siku bagian luar ketika tangan ekatensi dan sendi pergelangan tangan melawan tahanan.
d. Nyeri terjadi ketika adanya tekanan (palpating) dibawah epicondylus lateralis humeri
Penyebab :Tennis elbow sering disebabkan oleh penggunaan sendi yang melampaui batas (overuse) atau juga karena cidera otot yang berulang-ulang. Aktivitas yang sering memicu timbulnya tennis elbow adalah tennis, badmintons atau squash atau aktivitas yang berlebihan seperti mengetik komputer dan memasang skrup.


Teknik backhand yang buruk pada cabang olahraga yang menggunakan raket merupakan penyebab timbulnya cidera ini. Kejadian ini sering terlihat pada saat pemain terlambat melakukan backhand, hal ini berarti dia tidak memposisikan tubuhnya tepat dibelakang bola, pemain itu memukul bola dengan lemah atau menekuk pergelangan tangannya sehingga pergelangan tangannya dipaksa untuk melakukan teknik tersebut. Padahal untuk teknik backhand yang benar kekuatan untuk memukul terjadi pada tangan secara keseluruhan. Karena paksaan tersebut maka terjadi cidera pada otot dan tendon disendi siku. Masalah yang lain yang dijumpai pada olahraga beraket ini adalah pegangan raket yang terlalu kecil. Pegangan raket yang terlalu kecil berarti otot-otot disendi siku dipaksa bekerja keras sehingga terjadi perubahan struktural ditendon. Mayoritas yang terkena cidera ini berusia 40-50 tahun,tapi tidak menutup kemungkinan seorang atlet tenis yang usia dibawah 40 tahun juga terkena cidera ini
Management dan treatment to tennis elbow.
Tidak ada satupun metode tunggal untuk menyelesaikan permasalahan ini, tetapi kombinasi dari beberapa metode mampu menyelesaikan kasus ini. Diantara metode itu adalah :
1). Mengaplikasikan es atau cold pack atau cold terapi pada siku (selama 10-20 menit 6x/hari) untuk mengurangi inflamasi dan nyeri yang terjadi.
2). Istirahat, mengistirahatkan sendi sangat penting untuk recovery cedera ini
3). Memakai brace atau support untuk melindungi tendon agar bisa recovery dan tetap terjaga kekuatannya. Brace tidak diletakkan pada tempat dimana nyeri timbu; tetapi diletakkan kira-kira 10 cm dibawah nyeri tersebut.
4). Mengikuti program rehabilitsi di departemen fisioterapi. Seperti penggunaan ultrasound atau laser untuk mengurangi nyeri dan peradangan selain itu uga meningkatkan proses recoveri. Pemilihan massage terapi, myofacial release atau teknik fricton juga tepat untuk cedera tendon ini.
5). Berkonsultasi kepada pelatih tenis profesional untuk mendapatkan teknik yanag tepat ketika bermain tennis terutama untuk teknik backhand
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

KRAMP SAAT BERSEPAK BOLA

KRAMP PADA OTOT BETIS (Gastrocnemius atau Soleus)
Dari Jowir (fisioterapi anda)

Apakah Kramp Pada Kaki Itu???
Kaki kramp adalah kondisi nyeri pada otot kaki yang terjadi tiba-tiba atau tanpa disadari (involuntarily) saat kaki bergerak/berkontraksi. Kramp pada kaki biasanya terjadi pada
kondisi dimana kaki dipaksa untuk melakukan latihan yang berat tanpa melakukan pemanasan (warming-up exercise) sebelumnya. Kondisi yang sering memunculkan timbulnya kramp pada kaki ini adalah olahraga yang melibatkan komponen lari didalamnya, misalkan saja sepak bola. Otot kaki yang sering terkena kramp adalah otot betis, termasuk didalamnya adalah otot gastrocnemius dan otot soleus.

Penyebab :

Meskipun penyebab kramp belum diketahui secara jelas tapi ada beberapa rujukan kenapa kramp bisa terjadi. Diantaranya adalah :
a. Dehidrasi ( tubuh kekurangan cairan, khususnya pada kondisi panas).
b. Rendahnya asupan potasium atau sodium (garam).
c. Rendahnya tingkatan karbohidrat tubuh.
d. Terjadinya ketegangan otot.
Pada kondisi tertentu kramp dapat menyebabkan kerusakan pada otot. Terkadang terjadi kerobekan otot selama penegangan otot yang kuat saat otot berkontraksi. Kalau hal ini terjadi maka kedepannya nyeri akan terasa sampai batasan waktu tertentu. Dan anda akan membutuhkan program rehabilitasi yang lengkap. Sport massage disarankan untuk mengembalikan otot pada kondisi aslinya atau saat sebelum terjadinya cidera. Atau di program fisioterapi anda akan mendapatkan perlakuan terapi yang sama dengan strain muscle.


Apa Yang Dapat Atlet Lakukan...??
1. Jika anda mengalami nyeri kramp saat bertanding maka lakukanlah penguluran. Tahan penguluran tersebut sampai waktu yang diperlukan


2. Gentle massage akan membantu mengurangi gejala kramp karena adanya peningkatan vaskularisasi darah.
3. Konsultasikan pada dokter atau fisioterapi karena mereka lebih paham dengan kondisi seperti ini.


Peran Fisioterapi
a. Gunakan tehnik sport massage untuk membantu meningkatkan vaskularisasi darah.
b. Berikanlah stretching atau penguluran pada otot tersebut. Dan berikanlah saran untuk melakukan penguluran dan penguatan untuk mencegah agar kramp tidak terulang lagi kedepannya.
c. Kalau terjadi cidera pada ototnya maka aplikasikanla es atau cold pack selama 5-10 menit untuk mencegah pembengkakan.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

KRAMP SAAT BERSEPAK BOLA

KRAMP PADA OTOT BETIS (Gastrocnemius atau Soleus)
Dari Jowir (fisioterapi anda)

Apakah Kramp Pada Kaki Itu???
Kaki kramp adalah kondisi nyeri pada otot kaki yang terjadi tiba-tiba atau tanpa disadari (involuntarily) saat kaki bergerak/berkontraksi. Kramp pada kaki biasanya terjadi pada
kondisi dimana kaki dipaksa untuk melakukan latihan yang berat tanpa melakukan pemanasan (warming-up exercise) sebelumnya. Kondisi yang sering memunculkan timbulnya kramp pada kaki ini adalah olahraga yang melibatkan komponen lari didalamnya, misalkan saja sepak bola. Otot kaki yang sering terkena kramp adalah otot betis, termasuk didalamnya adalah otot gastrocnemius dan otot soleus.

Penyebab :

Meskipun penyebab kramp belum diketahui secara jelas tapi ada beberapa rujukan kenapa kramp bisa terjadi. Diantaranya adalah :
a. Dehidrasi ( tubuh kekurangan cairan, khususnya pada kondisi panas).
b. Rendahnya asupan potasium atau sodium (garam).
c. Rendahnya tingkatan karbohidrat tubuh.
d. Terjadinya ketegangan otot.
Pada kondisi tertentu kramp dapat menyebabkan kerusakan pada otot. Terkadang terjadi kerobekan otot selama penegangan otot yang kuat saat otot berkontraksi. Kalau hal ini terjadi maka kedepannya nyeri akan terasa sampai batasan waktu tertentu. Dan anda akan membutuhkan program rehabilitasi yang lengkap. Sport massage disarankan untuk mengembalikan otot pada kondisi aslinya atau saat sebelum terjadinya cidera. Atau di program fisioterapi anda akan mendapatkan perlakuan terapi yang sama dengan strain muscle.


Apa Yang Dapat Atlet Lakukan...??
1. Jika anda mengalami nyeri kramp saat bertanding maka lakukanlah penguluran. Tahan penguluran tersebut sampai waktu yang diperlukan


2. Gentle massage akan membantu mengurangi gejala kramp karena adanya peningkatan vaskularisasi darah.
3. Konsultasikan pada dokter atau fisioterapi karena mereka lebih paham dengan kondisi seperti ini.


Peran Fisioterapi
a. Gunakan tehnik sport massage untuk membantu meningkatkan vaskularisasi darah.
b. Berikanlah stretching atau penguluran pada otot tersebut. Dan berikanlah saran untuk melakukan penguluran dan penguatan untuk mencegah agar kramp tidak terulang lagi kedepannya.
c. Kalau terjadi cidera pada ototnya maka aplikasikanla es atau cold pack selama 5-10 menit untuk mencegah pembengkakan.

Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CIDERA PADA SEPAK BOLA

FOOTBALLERS' ANKLE
Dari Jowir (Fisioterapi Anda)


Footballers' ankle terjadi ketika anda mendapatkan adanya tonjolan tulang yang terletak pada bagian depan ankle dimana tempat tersebut merupakan tempat
melekatnya kapsul sendi. Tonjolan tulang ini adalah akibat dari cidera dimana ankle selalu terulur berlebihan (over stretched) atau tertekuk berlebihan (over bent). Endapan pada tonjolan tulang tersebut dapat menyebabkan peradangan (inflammation) pada kapsul sendi dan tendon. Untuk itu bagi pemain sepak bola yang merasa nyeri pada daerah depan sendi pergelangan kakinya, disarankan untuk melakukan x-ray untuk memastikan diagnosis yang ada.


Gejala Pada Footballer's Ankle

a. Adanya nyeri tekan pada bagian depan sendi ankle.
b. Timbul nyeri bila menekuk pergelangan kaki kebawah atau keatas (dorsi/plantar fleksi).
c. Pusat nyeri terjadi pada bagian depan sendi ankle ketika menendang bola.
d. Adanya tonjolan tulang pada bagian depan sendi ankle

Apa Yang Bisa Dilakukan Atlet?

1. Jika tulang terlau besar tumbuhnya, tidak ada jalan lain selain melakukan operasi untuk mengankat tulang tersebut.
2. Meminta saran pada dokter atau fisioterapi.
3. Jika tonjolan tulang kecil atau nyeri yang ditimbulkannyapun ringan maka anda bisa mengunjungi klinik atau departemen fisioterapi untuk melakukan program rehabilitasi seperti mobilisasi sendi, penguluran atau latihan penguatan otot.
4. Menggunakan ankle support.



a. Mengajarkan latihan-latihan aktif atau mobilisasi sendi, mendesign latihan penguluran pada otot- otot sendi ankle dan memberikan latihan penguatan
b. Memberikan modalitas ultrasound.
c. Pengaplikasian sport massage.
d. Memberikan modalitas TENS untuk mengurangi nyeri.
e. Menyarankan X-ray untuk menegakkan diagnosis
f. Home instruksi dan edukasi
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

CIDERA PADA SEPAK BOLA

FOOTBALLERS' ANKLE
Dari Jowir (Fisioterapi Anda)


Footballers' ankle terjadi ketika anda mendapatkan adanya tonjolan tulang yang terletak pada bagian depan ankle dimana tempat tersebut merupakan tempat
melekatnya kapsul sendi. Tonjolan tulang ini adalah akibat dari cidera dimana ankle selalu terulur berlebihan (over stretched) atau tertekuk berlebihan (over bent). Endapan pada tonjolan tulang tersebut dapat menyebabkan peradangan (inflammation) pada kapsul sendi dan tendon. Untuk itu bagi pemain sepak bola yang merasa nyeri pada daerah depan sendi pergelangan kakinya, disarankan untuk melakukan x-ray untuk memastikan diagnosis yang ada.

Gejala Pada Footballer's Ankle
a. Adanya nyeri tekan pada bagian depan sendi ankle.
b. Timbul nyeri bila menekuk pergelangan kaki kebawah atau keatas (dorsi/plantar fleksi).
c. Pusat nyeri terjadi pada bagian depan sendi ankle ketika menendang bola.
d. Adanya tonjolan tulang pada bagian depan sendi ankle

Apa Yang Bisa Dilakukan Atlet?
1. Jika tulang terlau besar tumbuhnya, tidak ada jalan lain selain melakukan operasi untuk mengankat tulang tersebut.
2. Meminta saran pada dokter atau fisioterapi.
3. Jika tonjolan tulang kecil atau nyeri yang ditimbulkannyapun ringan maka anda bisa mengunjungi klinik atau departemen fisioterapi untuk melakukan program rehabilitasi seperti mobilisasi sendi, penguluran atau latihan penguatan otot.
4. Menggunakan ankle support.

Peran Fisioterapi
a. Mengajarkan latihan-latihan aktif atau mobilisasi sendi, mendesign latihan penguluran pada otot- otot sendi ankle dan memberikan latihan penguatan
b. Memberikan modalitas ultrasound.
c. Pengaplikasian sport massage.
d. Memberikan modalitas TENS untuk mengurangi nyeri.
e. Menyarankan X-ray untuk menegakkan diagnosis
f. Home instruksi dan edukasi
Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel

DIET PENDERITA DIABETES

Diet Dan Olahraga Penderita Diabetes
Dari : Nanny Selamihardja/I Gede Agung Yudana
Modifikasi : Jowir



Gambaran Umum :
Diabetes bukan penyakit baru. Sejak 1552 SM penyakit yang ditandai dengan seringnya buang air kecil dalam jumlah banyak serta penurunan berat badan yang drastis ini, sudah dikenal dan disebut dengan istilah Poliuria. Tahun 400 SM, seorang penulis India Sushratha menamainya "penyakit kencing madu". Nama diabetes mellitus (diabetes = mengalir terus, mellitus = manis) akhirnya diberikan oleh Aretaeus sekitar 200 tahun sebelum Masehi.
Mengelola penyakit ini sebenarnya mudah asal penderita bisa mendisiplinkan diri dan melakukan olahraga secara teratur, menuruti saran dokter, dan tidak mudah patah semangat. Seseorang dikatakan menderita diabetes bila kadar glukosa dalam darah di atas 120 mg/dl dalam kondisi berpuasa, dan di atas 200 mg/dl setelah dua jam makan. Tanda lain yang lebih nyata adalah apabila air seninya positif mengandung gula.
Diabetes muncul lantaran hormon insulin yang dikeluarkan oleh sel-sel beta dari pulau langerhans (struktur dalam pankreas yang bertugas mengatur kadar gula dalam darah) tidak lagi bekerja normal. Akibatnya, kadar gula dalam darah meninggi. Bila keadaan ini berlanjut dan melewati ambang batas ginjal, zat gula akan dikeluarkan melalui air seni.
Sejauh ini dikenal dua kelompok penderita diabetes yakni mereka yang terkena sejak kecil atau remaja, dan mereka yang terkena ketika sudah dewasa (kebanyakan usia 50 tahun ke atas). Penderita diabetes sejak muda kebanyakan membutuhkan suntikan insulin, sementara yang dimulai di usia dewasa tidak.
Sejak ditemukan hormon insulin oleh Banting dan Best dari Kanada pada 1921, penderita diabetes yang membutuhkan insulin dapat diatasi sehingga angka kematian dan keguguran bayi pada ibu hamil yang menderita diabetes semakin berkurang. Selain hormon insulin, Franke dan Fuchs (1954) melakukan uji coba obat antidiabetes dan terbukti banyak menolong para penderita.
Diabetes memang penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun dengan perawatan yang baik, setiap penderita dapat menjalani kehidupannya secara normal.

Diet dan olahraga
Selain mengontrol kadar gula secara teratur, melakukan diet makanan dan olahraga yang teratur menjadi kunci sukses pengelolaaan diabetes. Dalam hal makanan misalnya, penderita diabetes harus memperhatikan takaran karbohidrat. Sebab lebih dari separuh kebutuhan energi diperoleh dari zat ini. Menurut dr. Elvina Karyadi, M.Sc., ahli gizi dari SEAMEO-Tropmed UI, ada dua golongan karbohidrat yakni jenis kompleks dan jenis sederhana. Yang pertama mempunyai ikatan kimiawi lebih dari satu rantai glukosa sedangkan yang lain hanya satu. Di dalam tubuh karbohidrat kompleks seperti dalam roti atau nasi, harus diurai menjadi rantai tunggal dulu sebelum diserap ke dalam aliran darah. Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti es krim, jeli, selai, sirup, minuman ringan, dan permen, langsung masuk ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah langsung melejit.
Dari sisi makanan penderita diabetes lebih dianjurkan mengkonsumsi karbohidrat berserat seperti kacang-kacangan, sayuran, buah segar seperti pepaya, kedondong, apel, tomat, salak, semangka dll. Sedangkan buah-buahan yang terlalu manis seperti sawo, jeruk, nanas, rambutan, durian, nangka, anggur, tidak dianjurkan.
Peneliti gizi asal Universitas Airlangga, Surabaya, Prof. Dr. Dr. H. Askandar Tjokroprawiro, menggolongkan diet atas dua bagian, A dan B. Diet B dengan komposisi 68% karbohidrat, 20% lemak, dan 12% protein, lebih cocok buat orang Indonesia dibandingkan dengan diet A yang terdiri atas 40 - 50% karbohidrat, 30 - 35% lemak dan 20 - 25% protein. Diet B selain mengandung karbohidrat lumayan tinggi, juga kaya serat dan rendah kolesterol. Berdasarkan penelitian, diet tinggi karbohidrat kompleks dalam dosis terbagi, dapat memperbaiki kepekaan sel beta pankreas.
Sementara itu tingginya serat dalam sayuran jenis A (bayam, buncis, kacang panjang, jagung muda, labu siam, wortel, pare, nangka muda) ditambah sayuran jenis B (kembang kol, jamur segar, seledri, taoge, ketimun, gambas, cabai hijau, labu air, terung, tomat, sawi) akan menekan kenaikan kadar glukosa dan kolesterol darah.
Bawang merah dan putih (berkhasiat 10 kali bawang merah) serta buncis baik sekali jika ditambahkan dalam diet diabetes karena secara bersama-sama dapat menurunkan kadar lemak darah dan glukosa darah.


Tipe Diet:
Dibawah ini ada beberapa macam diet untuk penderita Diabetes Milletus yaitu:

Pola 3J
Ahli gizi lain, dr. Andry Hartono D.A. Nutr., dari RS Panti Rapih, Yogyakarta menyarankan pola 3J: yakni jumlah kalori, jadwal makan, dan jenis makanan.
Bagi penderita yang tidak mempunyai masalah dengan berat badan tentu lebih mudah untuk menghitung jumlah kalori sehari-hari. Caranya, berat badan dikalikan 30. Misalnya, orang dengan berat badan 50 kg, maka kebutuhan kalori dalam sehari adalah 1.500 (50 x 30). Kalau yang bersangkutan menjalankan olahraga, kebutuhan kalorinya pada hari berolahraga ditambah sekitar 300-an kalori.
Jadwal makan pengidap diabetes dianjurkan lebih sering dengan porsi sedang. Maksudnya agar jumlah kalori merata sepanjang hari. Tujuan akhirnya agar beban kerja tubuh tidak terlampau berat dan produksi kelenjar ludah perut tidak terlalu mendadak.
Di samping jadwal makan utama pagi, siang, dan malam, dianjurkan juga porsi makanan ringan di sela-sela waktu tersebut (selang waktu sekitar tiga jam).
Yang perlu dibatasi adalah makanan berkalori tinggi seperti nasi, daging berlemak, jeroan, kuning telur. Juga makanan berlemak tinggi seperti es krim, ham, sosis, cake, coklat, dendeng, makanan gorengan. Sayuran berwarna hijau gelap dan jingga seperti wortel, buncis, bayam, caisim bisa dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak, begitu pula dengan buah-buahan segar. Namun, perlu diperhatikan bila penderita menderita gangguan ginjal, konsumsi sayur-sayuran hijau dan makanan berprotein tinggi harus dibatasi agar tidak terlalu membebani kerja ginjal.

Diet kalori terbatas
Penderita bisa mengikuti contoh susunan menu diet B untuk 2.100 kalori (Simbardjo dan Indrawati, B.Sc. dari bagian ilmu gizi RSUD Dr. Sutomo Surabaya). Diet B tinggi serat itu termasuk diet diabetes umum, yang tidak menderita komplikasi, tidak sedang berpuasa atau pun sedang hamil

Sistem Unit
Sedangkan buku panduan "Perencanaan Makan Penderita Diabetes dengan Sistem Unit" terbitan Klinik Gizi dan Klinik Edukasi Diabetes RS Tebet, menuliskan tentang prinsip dasar diet diabetes, dengan pemberian kalori sesuai kebutuhan dasar. Untuk wanita, kebutuhan dasar adalah (Berat Badan Ideal x 25 kalori)ditambah 20% untuk aktivitas. Sedangkan untuk pria, (Berat Badan Ideal x 30 kalori) ditambah 20% untuk aktivitas. Untuk menentukan berat badan ideal (BBI) bisa diambil patokan: BBI = Tinggi Badan (cm) - 100 cm - 10%.
Contoh :

Seorang pria bertinggi badan 164 cm, berat badan 70 kg, maka BBI = 64 kg - 10% = 58 kg. Kebutuhan kalori dasar = 58 x 30 kalori = 1.740 kalori. Ditambah kalori aktivitas 20% = 2.088 kalori. Jadi, pria ini memerlukan diet sekitar 2.000 kalori sehari.
Namun, rumusan ini tidak mutlak. Bila pasien sedang sakit, aktivitas berubah, atau berat badan jauh dari ideal, maka kebutuhan kalori akan berubah. Bila berat badan berlebih, jumlah kalori dikurangi dari kebutuhan dasar. Sebaliknya, bila pasien mempunyai berat badan kurang, jumlah kalori dilebihkan dari kebutuhan dasar. Begitu berat badan mencapai normal, jumlah kalori disesuaikan kembali dengan kebutuhan dasar.
Prinsip makan selanjutnya adalah menghindari konsumsi gula dan makanan yang mengandung gula. Juga menghindari konsumsi hidrat arang olahan yakni hidrat arang hasil dari pabrik berupa tepung dengan segala produknya. Ditambah lagi mengurangi konsumsi lemak dalam makanan sehari-hari (lemak binatang, santan, margarin, dll.), sebab tubuh penderita mengalami kelebihan lemak darah.
Yang perlu diperbanyak justru konsumsi serat dalam makanan, khususnya serat yang larut air seperti pektin (dalam apel), jenis kacang-kacangan, dan biji-bijian (bukan digoreng).
Bila penderita juga mengalami gangguan pada ginjal, yang perlu diperhatikan adalah jumlah konsumsi protein. Umumnya, digunakan rumus 0,8 g protein per kilogram berat badan. Bila kadar kolesterol/trigliserida tinggi, disarankan melakukan diet rendah lemak. Bila tekanan darahnya tinggi, dianjurkan mengurangi konsumsi garam.
Kegagalan berdiet bisa disebabkan karena pasien kurang berdisiplin dalam memilih makanannya atau tidak mampu mengurangi jumlah kalori makanannya. Bisa juga penderita tidak mempedulikan saran dokter.
Untuk memudahkan penerapan, dibuat sistem unit 80 kalori. Misalnya, seorang pasien yang memerlukan 1.600 kalori per harinya, akan mendapat makanan 20 unit sehari senilai 80 kalori setiap unitnya. Jumlah 20 unit terbagi atas sarapan empat unit, makanan kecil (pk. 10.00) dua unit, makan siang enam unit, makanan kecil (pk. 16.00) dua unit, dan makan malam enam unit.
Makanan dalam kelompok A bisa dibilang berkomposisi paling baik, karena mengandung serat dan atau rendah hidrat arang olahan serta rendah lemak. Sementara golongan C kurang baik karena kandungan gulanya tinggi, rendah atau tanpa serat, dan terlalu banyak lemak. Jadi, dianjurkan untuk memilih A atau B, bukan C. Nasi lebih baik daripada bubur, karena kandungan serat lebih baik sehingga lebih lama bertahan di usus. Pemanis gula bisa diganti dengan pemanis buatan.

Olahraga Yang Sesuai
Selain memperhatikan pola makan sehari-hari, penderita harus melakukan latihan fisik. Pada prinsipnya olahraga bagi penderita diabetes tidak berbeda dengan yang untuk orang sehat. Juga antara penderita baru atau pun lama. Olahraga itu terutama untuk membakar kalori tubuh, sehingga glukosa darah bisa terpakai untuk energi. Dengan demikian kadar gulanya bisa turun.
"Saya punya banyak pasien diabetes. Hanya dengan latihan olahraga mereka sanggup hidup seperti orang-orang sehat tanpa obat," papar dr. Hario Tilarso. Lebih baik menyembuhkan secara alamiah, itu prinsipnya. Kalau dengan latihan, gula darahnya bisa turun, mengapa harus dengan obat. Obat baru diberikan kalau penurunannya alot sehingga dikhawatirkan timbul komplikasi macam-macam.
"Pengalaman saya menunjukkan, orang-orang yang tidak tergantung insulin, bisa turun kadar gulanya hanya dengan exercise. Bahkan, ketika menghadiri pesta, penderita diabetes bisa makan banyak. Tapi, besoknya dia harus lari untuk membakar kalori yang telah masuk," katanya.
Penderita diabetes yang telah lama dikhawatirkan bisa mengalami arterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Namun, dengan berolahraga timbunan kolesterol di pembuluh darah akan berkurang, sehingga risiko terkena penyakit jantung juga menurun.
Menurut dokter olahraga di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) DKI Jaya ini, sebaiknya jenis olahraga bagi penderita diabetes dipilih yang memiliki nilai aerobik tinggi, macam jalan cepat, lari (joging), senam aerobik, renang, dan bersepeda. Jenis olahraga lainnya, tenis, tenis meja, bahkan sepakbola, pun boleh dilakukan asal dengan perhatian ekstra.
FID (frekuensi, intensitas, dan durasi) olahraga bagi penderita diabetes pada prinsipnya tidak berbeda dengan yang diterapkan untuk orang sehat. Frekuensi berolah raga adalah 3 – 5 kali seminggu. "Sebaiknya, dipilih waktu yang tepat karena panas matahari bisa membakar kalori lebih banyak. Ini berbahaya karena bisa menyebabkan hipoglikemia, kekurangan gula darah," jelas dr. Hario.
Cuma, penderita yang menggunakan suntikan insulin harus hati-hati. Harus diperhatikan waktu puncak kerja insulin yang disuntikkan. "Jangan sampai saat puncak insulin bekerja, penderita berolahraga. Saat itu kadar gula darah akan banyak turun. Kalau ditambah latihan, bisa tambah turun lagi, bisa kena hipoglikemia," katanya.
Jadi, insulin yang digunakan harus diketahui dulu kerjanya, short acting atau long acting. Biasanya, berdasarkan kondisi penderita, dokter menentukan jenis insulin yang diberikan. Nah, jadwal olahraganya disesuaikan dengan kerja insulin itu.
Intensitasnya berkisar 60 – 75% DSM (denyut nadi maksimal, yang perhitungannya 220 – umur dalam tahun). Durasinya kira-kira 60 menit setiap kali berolahraga pada zone latihan. Untuk penderita diabetes yang berbadan gemuk, durasinya bisa ditambah, misal 90 menit. "Dengan penambahan lama latihan, tidak cuma gula darah yang berkurang, lemak tubuh pun ikut dibakar," tutur dr. Hario.

Bila kepala melayang
Latihan beban juga dianjurkan untuk penderita diabetes. "Di samping memelihara kadar gula darah, penderita juga memelihara massa ototnya agar ototnya tetap kokoh, sehingga bisa tetap produksi seperti yang lain," katanya.
Khusus yang sudah sangat parah, misalnya saraf kakinya sudah terganggu, dipilih olahraga yang ringan dan tidak terlalu banyak serta keras benturannya. Misalnya bersepeda. Itu pun harus hati-hati, terutama kalau sudah sampai terjadi retinopati diabetik (gangguan retina mata), karena kemungkinan terjadinya perdarahan sangat besar. Bila penyakitnya lebih parah, misalnya dengan kadar gula di atas 400 yang tak memungkinkannya bergerak aktif, penanganannya lebih diserahkan pada dokter penyakit dalam. "Pilihannya memang agak sulit. Kita harus bekerja secara interdisiplin. Jadi, yang bisa berolahraga hanya mereka yang betul-betul masih aktif, tidak ada keterbatasan pada musculuskeletal, tidak ada atritis, dan keterbatasan lainnya."
Sedangkan penderita diabetes berbadan gemuk, jenis olahraganya dikombinasikan dengan latihan untuk obesitas. "Biasanya, lamanya tidak satu jam, melainkan dua jam misalnya. Maksudnya, supaya pembakarannya lebih banyak, gula darahnya turun, dan lemak tubuhnya berkurang. Kalau dia betul-betul menuruti aturan, semuanya tidak masalah," katanya.
Dalam melakukan olahraga, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kadar gula darah penderita saat melakukan olahraga harus berada pada kisaran 100 – 300 mg/dl. "Lebih dari 300 mg/dl dikhawatirkan terjadi ketosis (kelebihan keton dalam jaringan), misalnya. Penderita dengan kadar gula yang terlalu rendah juga dilarang melakukan latihan. Sementara jika kadar gulanya sudah normal lalu melakukan olahraga, ditakutkan malah terjadi hipoglikemia." Supaya aman, katanya, penderita harus berolahraga bersama orang lain. Kalau ada apa-apa, ada yang bisa membantu.
Penderita diabetes sebaiknya juga berbekal sedikit makanan atau minuman yang manis-manis. Boleh roti manis, permen, teh manis. "Kalau kepala sudah mulai melayang, langsung saja makan atau minum bekal itu secukupnya. Juga bila keringat dingin sudah mulai keluar. Kepala melayang dan keringat dingin itu menunjukkan gula darahnya sudah turun berlebih," papar Hario.
Pada penderita diabetes, kalau kebanyakan gula bisa menimbulkan hiperglikemia dan ini bisa membuat keracunan. Tapi ini efeknya lama. Yang cepat pengaruhnya dan bisa menimbulkan kematian justru hipoglikemia.
Mereka yang memilih jenis olahraga yang memerlukan waktu lama, macam tenis lapangan atau sepakbola, sebaiknya setiap 30 menit mengkonsumsi glukosa (makanan atau minuman manis). Dengan cara itu kadar gula darahnya bisa dijaga agar tidak terlalu turun. Yang perlu diperhatikan pula saat berolahraga adalah cuaca. Pada cuaca sangat panas, penyerapan insulin banyak sekali. Berarti gula darah lebih terserap lagi.
Menjaga kebersihan dan kesehatan kaki juga penting dalam berolahraga. Ketika sedang joging atau jalan, kaki akan bergesekan dengan sepatu. Karena itu, kaus kaki yang dikenakan harus bersih. Sepatu pun harus yang lunak bagian dalamnya untuk menghindari lecet. Pakailah sepatu sesuai penggunaannya.
Dengan rajin berolahraga ditambah mengatur menu makanan serta mengontrol kadar gula darah secara teratur, komplikasi akibat diabetes dapat dihindari.


Alat Fisioterapi
Terimakasih atas kunjungan teman sejawat fisioterapis, walaupun artikelnya mungkin kurang memuaskan saya berharap dapat membantu anda mencari artikel-artikel fisioterapi, dan semoga blog ini bermanfaat.

Jika anda ingin mendapatkan info tentang alat fisioterapi, kami juga jual alat fisioterapi. Silahkan kunjungi Distributor alat fisioterapi dan alat kesehatan.
Share Artikel